Yohanes 14:9b; Ringkasan Khotbah Pdt. Benny Solihin; Minggu, 06 Oktober 2019

Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui sikap, tindakan manusia yang egois, tidak memikirkan orang lain, mau menang sendiri, menindas, atau korupsi. Kita mungkin marah melihat orang-orang seperti itu, tapi bisa jadi kita pun melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu. Sampai di sini kita bertanya, “Seburuk itukah manusia yang diciptakan oleh Allah yang agung?”

Alkitab menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Itu berarti manusia adalah representatifnya Allah, satu-satunya ciptaan yang mampu mencerminkan atau merefleksikan sifat-sifat Allah. Manusia diberi Allah kemampuan untuk bernalar, merasa, dan kehendak bebas untuk mengambil keputusan. Sayangnya, Adam telah memakai kebebasannya untuk memberontak kepada Allah sehingga manusia jatuh dalam dosa. Setelah itu, gambar Allah dalam diri manusia telah rusak, walaupun masih ada tetapi tidak seperti semula. Itulah sebabnya manusia bertingkah laku buruk seperti yang kita lihat sehari-hari.

Untuk memulihkan gambar Allah yang telah rusak itu, Yesus datang ke dalam dunia. Misi-Nya adalah menebus manusia yang telah jatuh dan tenggelam dalam dosa, dan menjadi teladan bagi manusia bagaimana gambar Allah hidup kembali seperti semula ketika Allah menciptakannya.

Untuk itulah, kita orang percaya perlu terus fokus, memuja, menyembah, menuhankan, dan meneladani Yesus dalam kehidupan keseharian kita sehingga sebagai gambar Allah kita bisa memancarkan kembali kemuliaan Allah yang ada di dalam kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here