Tebo

Sejarah Singkat

Keinginan untuk mendirikan Pos Pelayanan Tebo berawal dari kerinduan Ev. Margaret Sukendro, selaku Gembala Sidang, untuk mengembangkan Persekutuan Wilayah Tebo dan melakukan pembinaan secara lebih intensif kepada jemaat  yang berdomisili di Tebo dan sekitarnya. Pada pertengahan 2004, Majelis Jemaat GKKK Kasin (pada waktu itu, sebelum bergabung dengan GKKK Semeru, dan menjadi GKKK Malang) menyampaikannya kepada jemaat dan mengajak jemaat untuk mendoakannya. Pergumulan itu tidak segera terrealisasi mengingat banyaknya kendala yang dihadapi, salah satunya adalah mulai maraknya aksi penutupan gereja oleh sekelompok orang.

Semangat untuk mendoakan rencana ini pun terus bergulir. Dalam masa pergumulan ini, Tuhan membuka jalan sedikit demi sedikit. Tuhan menyediakan rohaniwan yang akan melayani. Tuhan pun memberikan tempat, yaitu sebuah rumah yang dikontrak untuk dijadikan sebagai tempat beribadah. Tuhan pun menyediakan dana yang diperlukan.

Pada hari Minggu, 24 Oktober 2004, pkl. 17.00 wib, diadakanlah kebaktian pembukaan pos Pelayanan Tebo yang dihadiri oleh Majelis dan Jemaat GKKK Kasin dan jemaat-jemaat berdomisili di Tebo dan sekitarnya. Kebaktian Pembukaan ini dipimpin oleh Ev. Margaret Sukendro dan mengangkat Ev. Elina Rosa sebagai rohaniwan yang menggembalakan di pos ini. Jemaat yang berdomisili di Tebo dan sekitarnya menyambut dengan sukacita pembukaan pos ini, dan mereka pun berharap agar usia pos Pelayanan Tebo tidak seumur jagung tapi dapat terus eksis untuk membina jemaat dan menjangkau jiwa-jiwa baru. Sejak itu, Kebaktian Umum Pos Pelayanan Tebo diadakan setiap hari Minggu, pkl. 17.00 wib.

Tuhan yang memulai, maka Tuhan pula yang melanjutkan. Tuhan memelihara Pos Pelayanan Tebo ini dengan setia, dan Ia menambahkan jiwa satu per satu untuk dibimbing dan dibina: bukan hanya orangtua, tapi juga anak-anak. Pada hari Minggu, 7 November 2004, dimulailah Kebaktian Sekolah Minggu, pkl. 10.00 wib. Kehadiran Komisi Sekolah Minggu ini disambut dengan sukacita oleh anak-anak dan para orangtua di Tebo dan sekitarnya. Mereka pun dengan senang hati mengantarkan ana-anak mereka untuk datang ke Kebaktian Sekolah Minggu. Jumlah anak-anak sekolah minggu ini bertambah dari waktu ke waktu.

Pada pertengahan 2005, berdasarkan beberapa pertimbangan, maka hari ibadah sekolah minggu diubah ke hari Sabtu, pkl 16.00 wib. Awalnya, perubahan ini dikhawatirkan direspons secara negative oleh anak-anak. Akan tetapi, kekuatiran itu tidak terjadi. Anak-anak tetap memiliki kerinduan untuk hadir di Sekolah Minggu.

Pada 19 Juli 2009, sehubungan dengan penggabungan GKKK Kasin dan GKKK Semeru, maka rohaniwan yang melayani di Pos Pelayanan Tebo adalah kepada Ev. Gindo Manogi.

Seiring dengan berjalannya waktu, maka kaum ibu di Pos Pelayanan Tebo merasakan perlunya sebuah wadah untuk pembinaan yang khusus bagi kaum ibu. Ide ini pun terus digumuli, hingga akhirnya dibentuklah Persekutuan Komisi Wanita pada hari Kamis, 21 Januari 2010. Tanggal ini pun ditetapkan sebagai tanggal ulang tahunnya Komisi Wanita Pos Pelayanan Tebo.

Demikian pula dengan pertumbuhan anak-anak di Komisi Sekolah Minggu. Beberapa jemaat mengusulkan agar dibentuk wadah yang khusus melayani anak-anak remaja dan pemuda, sehingga dibentuklah Persekutuan Komisi Remaja dan Pemuda, pada hari Sabtu, 9 Oktober 2010. Untuk pembentukan pengurus, maka diadakan retreat pada tanggal 16-17 Oktober 2011. Persekutuan ini diadakan secara rutin pada hari Sabtu, pkl. 16.00 wib.

Sejak Maret 2011 digembalakan oleh Ibu Diah mahasiswa praktek satu tahun dari SAAT.. Setelah penggembalan Ibu Dyah, Pos Pelayanan Tebo sempat dilayani oleh beberapa hamba Tuhan. Sampai kemudian Ev. Happy Laluba diutus untuk menggembalakan Pos Pelayanan Tebo. Dalam penggembalaan Ev. Happy Laluba, Pos tebo menggunakan gedung STAN (Sekolah Tinggi Alkitab Nusantara) yang berlokasi di Jalan Bandulan Barat 332 Malang untuk beribadah setiap hari minggu pukul 17.00 WIB. Di saat yang sama, persekutuan pemuda remaja dan sekolah minggu menyewa salah satu rumah di Perumahan LPK. Rumah tersebut dipergunakan setiap Hari Sabtu pukul 16.00-20.00 WIB. Sering untuk pemisahan kelas pemuda dan remaja, pengurus menggunakan salah satu rumah jemaat yang berlokasi di perumahan yang sama (Rumah Bapak Joyo). Dengan mempertimbangkan biaya sewa dan perlengkapan ibadah yang harus di set setiap minggunya serta biaya sewa rumah di perumahan, maka Pos Tebo mulai membangun ruko di Jalan Raya  Mulyorejo. Kemudian penggembalaan berganti dari Ev. Happy ke Ev. Hendrik Sianturi yang berjalan selama beberapa tahun. Tahun 2017,  Ev. Matius Siswanto ditunjuk oleh GKKK Malang untuk menjadi rohaniwan yang bertanggung jawab terhadap Pos Pelayanan Tebo. Ruko selesai dibangun pada akhir 2016 dan aktif difungsikan sejak akhir tahun 2018. Maret 2020, di masa pandemi Pos Pelayanan Tebo meniadakan ibadah untuk sementara waktu dan bergabung dengan ibadah online GKKK Malang (pusat).

Pada awal Juli 2020 para pengurus dan pemuda Pos Pelayanan Tebo mulai mencoba membuat sendiri ibadah dengan melakukan perekaman secara mandiri dan disiarkan secara online melalui aplikasi YouTube GKKK Pos Pelayanan Tebo. Februari 2021, Pos Pelayanan Tebo membuka kembali ibadah secara onsite dengan melakukan pembagian selama 4 kali ibadah sesuai dengan pembagian wilayah tempat tinggal jemaat. Ketika Juli 2021 kasus Covid-19 meningkat tajam dan pemerintah menerapkan PPKM, Pos Pelayanan Tebo kembali beribadah secara online dengan bergabung ke GKKK Malang (pusat). Bulan Oktober 2021 Pos Pelayanan Tebo kembali memulai ibadah secara onsite dan ruko dipergunakan untuk Ibadah Pemuda Remaja setiap Hari Sabtu pukul 18.00 WIB serta Ibadah Umum sebanyak dua kali. Ibadah umum I diadakan pada Hari Minggu pukul 07.30 WIB dan Ibadah Umum II diadakan pada pukul 16.00 WIB

Mari kita terus mendoakan perkembangan Pos Pelayanan Tebo, sehingga bertumbuh dan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar.

Tempat Ibadah : Jl. Raya Mulyorejo (sebelah ruko Tunas Farm)