II Petrus 1:3-9
Ringkasan khotbah Pdt. Yakub Susabda; Minggu, 07 Oktober 2018

Setiap agama besar di dunia mengenal konsep spiritualitas. Akan tetapi, ada perbedaan yang sangat besar antara spiritualitas Kristen dan agama-agama lainnya.

Kata “spiritualitas” berasal dari kata spirit atau roh. Jiwa bukanlah roh tetapi manifestasi dari tubuh. Seiring dengan tubuh yang semakin tua maka jiwa juga bisa saja berubah menjadi seperti anak kecil lagi. Karena itu, tidak heran bila kita mendapati ada seorang yang tua tapi perilaku- nya seperti anak kecil lagi. Spirit/ roh adalah natur manusia yang sesungguhnya. Akan tetapi kita tidak dapat mengenalnya secara tuntas dikarenakan lima panca indera kita tidak dapat menyentuhnya.

Tubuh bersifat fana sedangkan roh bersifat kekal. Manusia telah jatuh ke dalam dosa namun Allah tidak membiarkan rohnya menjadi binasa. Karena begitu Allah mengasihi manusia se- hingga Dia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia. Selain itu, roh juga tidak memiliki jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). Karena itu, di sorga tidak ada kawin dan mengawinkan. Di sorga hanya ada kebahagiaan sorgawi yang tidak diikat oleh ikatan/hubungan duniawi.

Jadi, bagaimana caranya kita memiliki spiritualitas yang baik? Kita akan belajar dari Agustinus, seorang bapa gereja, dan ia menjelaskannya melalui lima macam anugerah, yaitu:

1. Gracia adalah sebuah anugerah yang diberikan kepada orang yang Tuhan kehendaki supaya orang tersebut mengenal Dia. Dengan kata lain, ini adalah anugerah yang mendahului seseorang sehingga ia bisa percaya pada Yesus.

2. Noticia adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada seseorang supaya ia memiliki pe-
ngenalan yang benar akan Allah, melalui pembelajaran firman Tuhan.

3. Asencia adalah anugerah yang diberikan Allah kepada umat-Nya untuk secara berani
menyerahkan diri percaya dan bersandar penuh kepada Tuhan.

4. Experencia adalah anugerah yang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya untuk mengalami Allah di dalam seluruh kehidupan.

5. Fiducia adalah anugerah yang diberikan kepada seseorang untuk mengalami petumbuhan iman.

Allah menyatakan diri, hakekat dan rencana-Nya melalui Firman-Nya (Alkitab). Orang yang menerima anugerah Tuhan maka di dalam dirinya mulai tumbuh kecintaan akan Firman Tuhan. Ditambah lagi, dengan mempunyai hati yang mau terus belajar, rendah hati dan rela ditegur maka iman dan spiritualitasnya akan terus bertumbuh dari hari ke hari. Marilah kita terus belajar untuk menjadi murid Kristus yang mempunyai spiritualitas yang baik. Hal itu baru dapat tercapai apabila setiap kita mau mengenal Tuhan melalui firman-Nya, mencintai firman-Nya dan merelakan diri untuk taat di bawah tuntunan firman-Nya. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here